PP PELTI Gigih Berjuang Agar Anggota Davis Cup Indonesia juga Dapat Berlaga di PON Papua

Ketum PP PELTI Rildo Ananda Anwar (kiri) dan Menpora Zainudin Amali
Ketum PP PELTI Rildo Ananda Anwar (kiri) dan Menpora Zainudin Amali

TenisIndonesia, Jakarta, 5 September 2021 – Ketua Umum (Ketum) Pengurus Pusat Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PP PELTI) , Dr. Rildo Ananda Anwar, SH., MH., beserta jajarannya seakan tak mengenal lelah dalam upaya meningkatkan prestasi serta memperjuangkan nasib petenis-petenis Negeri ini.

Yang terbaru, Dr. Rildo Ananda Anwar beserta sejumlah petinggi PP PELTI tengah berusaha keras memperjuangkan beberapa petenis nasional yang dipersiapkan membela Merah Putih pada gelaran “Davis Cup By Rakuten World Group II 1st Round Barbados Vs Indonesia”, agar tetap bisa membela daerah mereka di perhelatan PON (Pekan Olahraga Nasional) XX Papua.

Salah satu upaya yang dilakoni oleh para pengurus PELTI adalah dengan menemui Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali di lantai 10 kantor Kemenpora, Jakarta Pusat, pada hari Jumat (3 September 2021).

Di kesempatan itu, Dr. Rildo Ananda Anwar hadir dengan didampingi oleh Manajer Tim Davis Cup Indonesia, Dwi Budi Martono dan Ketua Harian PP PELTI Sutikno Muliadi.

“Siang ini saya kedatangan Ketum PP Pelti dan teman-teman melaporkan tentang persiapan Tim Davis Cup dari Indonesia yang akan berangkat ke Barbados dan diharapkan di sana bisa lahir prestasi,” ungkap Menpora Amali, seperti dikutip dari laman resmi Kemenpora RI, Sabtu (4 September 2021).

Menpora Amali juga menjelaskan, dalam pertemuan itu Ketum PP PELTI melaporkan bahwa ada sejumlah anggota skuad tim nasional Indonesia yang akan berlaga di Davis Cup 2021 nanti sekaligus menjadi peserta pada PON XX di Papua, yang rencananya akan berlangsung mulai tanggal 2 hingga 15 Oktober mendatang.

Berkaitan dengan hal tersebut, PP PELTI mengharapkan bantuan kepada Menpora agar diberikan izin sehingga petenis yang akan memperkuat Tim Davis Indonesia, juga bisa tampil di PON.

“Tentu kita akan bantu mereka supaya tetap berkonsentrasi main di Davis Cup di Barbados. Tetapi juga tidak terhalangi mereka akan berkarir atas nama daerahnya untuk PON Papua nanti,” ujarnya.

Lebih jauh Menpora Amali memastikan bahwa pemerintah lewat Kemenpora akan mendukung penuh terhadap upaya-upaya untuk mengukir prestasi olahraga di tingkat internasional.

“Saya kira pemerintah memberikan dukungan penuh terhadap upaya-uapaya dari cabang olahraga terutama yang akan ikut di event-event internasional baik itu sungle event maupun multi event sebagaiamana yang kita lakukan selama ini. Jadi dukungan kita buak pengurus PELTI,” imbuh Menpora Amali.

Tidak hanya itu, Menpora Amali memastikan bila dirinya bakal meninjau secara langsung latihan terkahir tim Davis Cup Merah Putih pada tanggal 7 September nanti, di stadion Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, sebelum tim terbang menuju Barbados.

“Hari selasa saya akan melihat latihan terkakhir (tim Davis Cup) tanggal 7 September di GBK. Jadi teman-teman yang akan ikut bersama saya kita akan lihat latihan terakhir dari tim Davis Cup kita,” pungkanya.

Sementara itu, Ketum PP PELTI Dr. Rildo Ananda dalam laporannya menyampaikan bahwa tim Davis Cup dari Indonesia akan bertolak ke Barbados pada tanggal 10 September 2021 lantaran adanya sistem kekarantinaan yang diberlakukan negara tujuan di tengah pandemi ini.

Orang nomor satu di pertenisan Indonesia itu pun menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi kepada Menpora Amali atas dukungan dan bantuannya mengupayakan izin sehingga para petenis yang membela Davis Cup 2021 juga dapat pula ambil bagian di PON XX Papua.

“Terimakasih dukungan pak menteri, mudahan tim Davis Cup bisa menghasilkan yang terbaik,” harapnya.

Adapun nama-nama petenis yang akan diberangkatkan menuju Barbados guna berlaga di Davis Cup 2021 nanti berjumlah 4 petenis. Siapa saja keempat petenis tersebut, baru akan diumumkan pada tanggal 7 September 2021, karena masih dalam proses pengurusan izin di KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) dan Panitia PON.

“Nanti Selasa pagi diumumkan karena yang akan ikut main di Davis Cup ini, main juga di PON. Lagi proses izinnya,” ungkap Dr. Rildo Ananda Anwar.

Perlu juga kami informasikan, ajang “Davis Cup By Rakuten World Group II 1st Round Barbados Vs Indonesia” menurut rencana akan dilangsungkan pada tanggal 17 dan 18 September 2021 di Barbados.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.