tenisIndonesia.com – Salah satu petenis muda masa depan Indonesia, Rafalentino Ali Da Costa, sukses mengukir prestasi mengagumkan di Negeri Gajah Putih. Remaja yang akrab disapa Falen itu, berhasil memborong gelar juara di turnamen yunior International Tennis Federation (ITF) J60 Nonthaburi yang berlangsung di Nonthaburi, Thailand.
Dua gelar juara yang diboyong oleh Falen adalah dari kategori tunggal putra dan ganda putra.
Titel kampiun tunggal putra berhak disandang oleh remaja 15 tahun itu, menyusul kemenangan yang dipetiknya atas petenis China, Jian Huang di laga final.
Bertanding di court A The Lawn Tennis Association of Thailand, Sabtu (25 Oktober 2025) pagi WIB, Falen yang pada kejuaraan ini ditempatkan sebagai unggulan kelima, menghentikan perlawanan seeded keenam itu lewat laga rubber set yang berakhir dengan skor 6-1, 6-7(4), 7-6(3).
Sebelum berlaga di babak puncak, di semifinal yang dipertandingkan Jumat (24/10), Falen berhasil meyingkirkan seeded keempat, Dharma Pantaratorn dari Thailand dengan skor 5-7, 6-2, 6-1.
Sementara itu gelar juara di sektor ganda direngkuh oleh Falen yang berduet dengan rekan senegaranya, M. Mouressi Muqorib.
Dua remaja tampan itu berhak naik ke podium tertinggi, setelah mereka mencetak kejutan dengan berhasil menaklukkan pasangan unggulan ketiga, Ryu Kotiluka/Dharma Phatatorn.
Bertanding di court A The Lawn Tennis Association of Thailand, Jumat (24 Oktober 2025) siang WIB, Falen / Mouressi yang pada turnamen ini ditempatkan sebagai unggulan keempat, menaklukkan duet andalan tuan rumah itu dalam dua set langsung, 6-4, 7-5.
Sebastian Da Costa, ayahanda Falen mengaku bangga dan bersyukur atas prestasi gemilang yang berhasil diraih oleh putranya di turnamen ITF J60 Nonthaburi 2025 ini.
“Alhamdulillah bersyukur atas prestasi Falen di ITF J60 Nonthaburi 2025 ini.” tutur Sebastian Da Costa kepada tenisIndonesia.com (25/10).
“Rejekinya Falen titipan dari Allah.” tandas mantan salah satu petenis papan atas Indonesia itu.







